Nama : Nuraisa R Bunsiang
NIM : 1525041006Makul : Bengkel dan perancangan Elektronika
Dosen : Dr. Hendra Jaya, S.Pd, M.T
___________________________________________________________________________________
KOMPONEN
AKTIF DAN KOMPONEN PASIF
A.
Komponen Aktif
Komponen aktif adalah jenis
komponen elektronika yang memerlukan arus listrik agar dapat bekerja. Arus
listrik yang dibutuhkan bisa arus AC ataupun DC. Dalam rangkaian elektronika
komponen aktif dapat menguatkan dan menyearahkan sinyal listrik, serta dapat
mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya
B.
Jenis-Jenis Komponen Aktif
1 1. Transistor
Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai
sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching),
stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor
dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT)
atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat
akurat dari sirkuit sumber listriknya.
2 2. Integrated Circuit (IC)
Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen
elektronik yang dibuat dari bahan semi conductor, dimana IC merupakan gabungan
dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan Transistor yang
telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil, IC digunakan
untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah dirangkai
menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil
3. Dioda
Pengertian Dioda adalah komponen aktif yang memiliki
dua kutub dan bersifat semikonduktor. Dioda juga bisa dialiri arus listrik ke
satu arah dan menghambat arus dari arah sebaliknya. Diodasebenarnya tidak
memiliki karakter yang sempurna, melainkan memiliki karakter yang berhubungan
dengan arus dan tegangan komplek yang tidak linier dan seringkali tergantung
pada teknologi yang digunakan serta parameter penggunaannya.
C. Komponen Pasif
Komponen pasif adalah jenis komponen elektronika yang bekerja
tanpa memerlukan arus listrik sehingga tidak bisa menguatkan dan menyearahkan
sinyal listrik serta tidak dapat mengubah suatu energi ke bentuk lainnya.
Komponen pasif ini, walaupun tidak diberi arus atau tegangan listrik tetapi
dapat bekerja dan beroperasi dengan baik.
D.
Jenis-Jenis Komponen
Pasif
1 1. Resistor
Resistor
merupakan komponen elektronik yang memiliki dua pin dan didesain untuk mengatur
tegangan listrik dan arus listrik, dengan resistansi tertentu (tahanan) dapat
memproduksi tegangan listrik di antara kedua pin, nilai tegangan terhadap
resistansi berbanding lurus dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:
2 2.
Kapasitor
Kondensator
atau sering disebut sebagai kapasitor
adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di
dalam medan listrik,
dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan
listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad
dari nama Michael Faraday.
Kondensator juga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata
"kondensator" masih dipakai hingga saat ini.
3 3. Induktor
Induktor atau reaktor adalah sebuah komponen elektronika pasif
(kebanyakan berbentuk torus) yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang
ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk
menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry.
Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi
kumparan, lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan
dikarenakan hukum induksi Faraday.
4. Transformator
Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan
mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian
listrik yang lain tanpa merubah frekuensi dari sistem, melalui suatu gandengan
magnet dan berdasarkan prinsip induksi elektromagnet. Trafo digunakan secara
luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan trafo
dalam system tenaga memungkinkan terpilihya tegangan yang sesuai dan ekonomis
untuk tiap- tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam
pengiriman daya listrik jarak jauh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar